Aktivitas marketing dilakukan sebuah bisnis untuk mengenalkan brand atau produknya ke masyarakat luas. Ada banyak pilihan strategi pemasaran yang bisa dipilih oleh pebisnis dengan pengaruh dan tujuan yang beragam.

Salah satu contoh strategi marketingyang akhir-akhir ini tengah naik daun dan banyak dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan dan brandterkemuka adalah video marketing.

Berdasarkan survey APJII, sebanyak 69,64 persen pengguna internet Indonesia memanfaatkan internet untuk mengakses video online. Hal tersebut membuat para pemilik bisnis mulai menginvestasikan dana lebih banyak di iklan video online atau biasa juga disebut sebagai video marketing.

Selain itu badan penelitian HubSpot Research menyatakan bahwa, sebanyak 54% konsumen lebih tertarik melihat video dari brand yang mereka dukung daripada bentuk konten email newsletter ataupun dalam bentuk gambar.

HubSpot juga menyatakan bahwa konten video marketing adalah konten yang mampu memberikan kesan yang mendalam untuk pasar daripada teks dan juga gambar.

Nah, setelah kita mengetahui bersama tentang pentingnya video marketing, mari kita mengenali langkah apa saja yang harus dilakukan untuk membuatnya.

Apa Pengertian Video Marketing?

Video marketing adalah metode content marketing yang memanfaatkan video di platform online sebagai media utamanya. Anda dapat dengan mudah menemukan video marketing  di berbagai platform video online dan media sosial seperti YouTube, Facebook, dan Instagram.

Video marketing memiliki kelebihan yang bisa Anda manfaatkan untuk aktivitas marketing bisnis Anda.

Berikut kelebihan-kelebihan dari video marketing:

  • Memudahkan konsumen memahami produk
  • Semakin banyak pengguna video marketing
  • Meningkatkan conversion bisnis
  • Meyakinkan kualitas produk suatu bisnis
  • Menjangkau pasar global

5 Jenis Video Marketing

Perkembangan industri video marketing onlinememberikan keterbukaan kebebasan dalam berkreasi. Kondisi tersebut menghasilkan berbagai jenis konten video yang dapat Anda temukan di berbagai platform. Anda bisa menentukan jenis video apa yang cocok dengan bisnis Anda. Berikut adalah beberapa jenis video marketing yang umum digunakan:

  1. Video Demo

Video demo menampilkan bagaimana produk Anda bekerja. Anda bisa menunjukkan unboxing produk dan mencoba produk tersebut. Selain itu Anda juga bisa menekankan pada nilai lebih dari produk ataupun brand Anda.

  1. Video Branding

Video branding merupakan bagian penting dari kampanye iklan bisnis Anda. Tujuan utama dari video branding adalah membangun brand awareness perusahaan Anda. Video branding biasanya berisi visi, misi, dan solusi apa yang ditawarkan perusahaan Anda kepada masyarakat.

  1. Video Event

Video marketing ini bisa Anda isi dengan rekaman saat perusahaan Anda ingin menyelenggarakan suatu seminar, kegiatan sosial, diskusi produk, atau jenis-jenis acara lain.

  1. Video Testimonial

Video testimonial atau testimoni berkontribusi untuk membangun dan meningkatkan sisi kepercayaan calon pelanggan.

Biasanya video testimoni akan mengambil sudut pandang dan opini dari pengguna yang sudah merasakan dampak dari layanan produk atau jasa tersebut dan mengajak nmasyarat untuk mencobanya.

  1. Video Tutorial

Tentunya tujuan dari pembuatan video ini adalah untuk memberikan gambaran dan petunjuk mengenai cara menggunakan produk atau layanan yang dijual.

Pemasaran melalui  video tutorial akan memberikan panduan secara lebih rinci sedangkan video demo akan memberikan gambaran secara garis besarnya dalam sebuah kasus.

  1. Video Animasi

Video animasi memudahkan Anda untuk menjelaskan hal-hal abstrak di bisnis Anda. Dengan menggunakan video animasi Anda dapat menceritakan kisah dengan cara yang sederhana dan menyenangan. Sehingga audiens yang menonton pun merasa senang dan mudah mengingat pesan yang disampaikan

  1. Video Live

Berbeda dengan video event yang dirilis ketika acara selesai dan melalui proses editing, video live memungkinkan Anda untuk menampilkan event secara langsung. Anda bisa menemukan fitur live video di media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan YouTube.

  1. Video Webinar

Video webinar adalah seminar yang diadakan secara online. Jadi peserta video webinar bisa mengikuti seminar tanpa harus keluar rumah. Peserta hanya perlu mendaftar melalui form yang disediakan penyedia webinar dan akan diundang untuk menonton seminar secara online.

  1. Video Vlog

Vlog adalah sebuah blog dalam format video yang dapat diakses online. Biasanya, vlog menampilkan dokumentasi perjalanan atau kegiatan seseorang. Sebagai contoh, travel vlogger adalah seseorang yang seringkali mengunggah konten tentang cerita perjalanannya ke berbagai tempat wisata.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Video Marketing

  • Target Audiens

Sebagai pelaku bisnis Anda harus menentukan dan memahami target audiens bisnis Anda. Hal ini berguna agar video marketing yang Anda buat tepat sasaran serta memudahkan langkah selanjutnya.

  • Tujuan

Setiap segmen audiens memiliki kriterianya masing-masing sehingga tujuan yang dicapai dari video marketing pun berbeda-beda. Tujuan yang bisa dicapai pun bermacam-macam, dari membeli produk, mengunduh ebook, atau sekadar mendaftar sebagai anggota.

  • Media Publikasi

Setiap platform video memiliki karakteristik dan ketentuan berbeda. Anda harus mempertimbangkan ketentuan dari platform penerbit video agar bisa menampilkan video marketing yang optimal dan efektif.

  • Jadwal Upload Video

Dengan adanya jadwal upload video maka semua akan terorganisir dengan efektif dan efisien. Contohnya dengan mengetahui jadwal upload maka Anda bisa memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat video. Selain itu, Anda bisa mengejar momentum untuk meng-upload video marketing, terutama jika Anda mengejar promo seasonal tertentu.

  • Anggaran

Setiap biaya yang Anda keluarkan untuk membuat video marketing harus dihitung dengan baik untuk menghindari pengeluaran biaya yang tidak efektif dengan hasil yang kurang memuaskan.

Tips Membuat Video Marketing ?

  1. Buat Storyboard Video

Storyboard adalah outline dalam membuat video yang membantu Anda menentukan gambar apa saja yang perlu diambil sehingga dapat digabungkan menjadi sebuah cerita.

Buatlah beberapa daftar poin penting dan tampilkan urutan pesan yang ingin Anda sampaikan secara logis. Selain itu, Anda juga harus memilih pembicara yang memiliki jenis suara penampilan yang menarik. Tujuannya adalah agar audiens lebih tertarik untuk melihat video Anda.

Gunakan bahasa yang mudah dipahami, jelas, dan interaktif. Hindari penggunaan bahasa teknis yang rumit.

  1. Pahami Teknis Pengambilan Kamera

Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas video yang dihasilkan. Sehingga semakin bagus kualitas video semakin menarik perhatian konsumen pula. Secara umum ada beberapa teknis pengambilan kamera yang perlu Anda ketahui yaitu :

  • Jumlah gambar (Frame rate)
  • Ukuran bukaan lensa (Aperture)
  • Shutter speed (Kecepatan kamera berkedip)
  • ISO berfungsi untuk mengukur sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya
  • White balance berfungsi untuk mengatur temperature warna
  • Focus kamera
  1. Menyiapkan Kebutuhan dan Lokasi Rekaman

Buatlah daftar peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan video seperti lampu, tripod, mikrofon atau berbagai peralatan lainnya.

Terkait tempat, usahakan untuk memilih lokasi yang cocok dengan konten atau cerita dalam video dan mampu memberi daya tarik visual. Tidak harus menyewa tempat yang baru, ruang kerja juga bisa dijadikan sebagai lokasi perekaman dengan penataan dan penempatan properti yang tepat.

Hal yang paling penting adalah pastikan komposisi tempat saat direkam tidak saling bertabrakan, jelas center of interestnya, dan sesuai dengan budget yang telah ditentukan.

  1. Pilih Talent yang Sesuai

Dalam membuat sebuah video diperlukan seseorang yang mampu menyampaikan pesan yang telah dipersiapkan sebelumnya dalam storyboard. Tentu Anda perlu menyiapkan talent jauh-jauh hari agar mereka bisa memahami pesan yang akan mereka sampaikan.

  1. Utamakan Value

Video marketing adalah penggunaan konten video untuk memasarkan produk atau layanan. Namun Anda juga perlu ingat bahwa pemasaran lebih dari sekedar penjualan melainkan tentang mengkomunikasikan nilai suatu produk atau layanan.

Dengan menonjolkan value maka video marketing Anda akan mudah diingat oleh audiens.

Untuk itu, fokuslah pada mengkomunikasikan nilai produk atau layanan yang Anda berikan. Misalnya, jika Anda menjual produk makanan, tunjukkan bahwa makanan yang Anda sajikan berasal dari bahan-bahan berkualitas tinggi yang disajikan oleh chef handal.

Untuk menekankan nilai, Anda juga harus mengetahui kebutuhan atau persyaratan audiens target Anda. Dari sini, akan lebih mudah menentukan nilai-nilai yang harus ditekankan.

  1. Edit Video

Setelah mendapatkan hasil rekaman, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan editing. Proses editing video ini memerlukan beberapa komponen yang harus disiapkan. Seperti menyiapkan footage yang sudah dirapihkan, aplikasi edit video, background music dan voice over. Voice over ini ditambahkan kedalam video ketika narasi yang disampaikan oleh talent dirasa kurang.

Buatlah video semenarik mungkin dan manfaatkan 5 detik pertama untuk menggaet audiens agar tetap menonton video Anda sampai selesai.

  1. Pilih Media Pemasaran yang Tepat

Setelah Anda selesai dalam proses editing video, langkah selanjutnya adalah memilih media untuk memasarkan video marketing Anda. Setiap jnis media social memiliki tipe pengguna yang berbeda-beda.

Oleh karena itu Anda harus memahami karakteristik dan kebiasaan dari target pasar bisnis Anda dengan melakukan riset terlebih dahulu. Dengan memilih media pemasaran yang tepat, kemungkinan untuk mendapatkan konsumen lebih besar.

  1. Rilis Video Diwaktu yang Tepat

Pemasaran video adalah cara paling efektif untuk menarik perhatian penonton. Namun, jika Anda menyiarkan pada waktu yang salah, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan.

Nah, sebelum Anda merilis video marketing, Anda perlu melakukan riset untuk mencari tahu kebiasaan target pasar Anda dalam menggunakan media social. Misalnya target pasar Anda lebih sering menggunakan Youtube, maka Anda harus mengetahui di jam berapa mereka menggunakan Youtube itu.

Segera Terapkan Video Marketing untuk Bisnis Anda

Video marketing adalah salah satu metode marketingyang akhir-akhir ini kerap dilirik dan dipraktikkan oleh banyak perusahaan untuk brandingdan menjadi strategi pemasaran. Alasannya karena pemasaran menggunakan konten video ini dianggap mampu memberi hasil yang lebih optimal terhadap tujuan yang ingin diraih. Selain itu, budget untuk kegiatan ini juga lebih mudah untuk disesuaikan sehingga cocok dimanfaatkan oleh bisnis dari skala apa pun.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang sedang membangun bisnis online dengan video marketing. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here