Dalam dunia marketing terdapat banyak sekali strategi-strategi marketing yang bisa Anda gunakan untuk menignkatkan penjualan. Mulai dari content marketing, email marketing,social media marketing hingga guerilla marketing.

Menjalankan guerilla marketing terbilang ampuh dalam mendorong kesuksesan usaha. Lewat pemasaran tersebut, Anda dapat meningkatkan brand awareness dan penjualan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan guerilla marketing?

Di artikel ini kami akan menjelaskan tentang strategi marketing ini beserta beberapa contohnya. Mari kita mulai pembahasannya!

Pengertian Guerilla Marketing

Guerilla marketing adalah kampanye periklanan yang berfokus pada peningkatan brand awareness dengan cara yang tidak mengganggu target audiens.

Biasanya promosi melalui guerilla marketing akan dilakukan dengan cara yang subtle dan tidak ketara. Audiens tidak akan berpikir dan menyadari bahwa strategi tersebut adalah iklan promosi brand.

Dewasa ini, metode pemasaran guerilla sedang naik daun karena munculnya teknologi mobile. Dengan begitu, perusahaan dapat memperkuat pesan dan fokus pada kelompok konsumen yang menjadi sasaran.

Umumnya, perusahaan yang menerapkan guerilla marketing mengandalkan pemasaran pada promosi yang disebarkan melalui pemasaran viral, atau penyebaran informasi dari mulut ke mulut sehingga menjangkau khalayak yang lebih luas secara gratis.

Pemasaran Guerilla memiliki lima prinsip:

  • Penuh kejutan: pemasaran Guerilla dijalankan dengan memberikan efek kejutan ke audiens. Dengan demikian, akan lebih mudah memperoleh perhatian penuh dari audiens.
  • Kreatif dan inovatif: dengan menampilkan iklan promosi yang baru dan unik, akan banyak audiens yang tertarik dengan pesan yang disampaikan.
  • Low Budget:  Berbekal kreativitas, biaya promosi bisa Anda ditekan. Jadi, upaya promosi lebih efisien baik menggunakan media digital atau fisik.
  • Temporer: strategi pemasaran berjalan dalam periode waktu tertentu. Sebab, jika menggunakan ide yang suda digunakan, efek surprise-nya tidak terlalu optimal.
  • Memberikan efek positif: Guerilla marketing menjadi pengalaman baru yang menyenangkan, sekaligus memberikan value kepada audiens.

Manfaat Guerilla Marketing

Berikut ini beberapa manfaat guerilla marketing yang perlu Anda tahu:

  1. Lebih hemat
  2. Lebih mudah viral
  3. Lebih berkesan dan lebih dekat dengan target audiens
  4. Meningkatkan customer loyalty secara efektif
  5. Perusahaan bisa menyaring feedback dari pelanggan secara langsung

Cocok untuk membangun partnership dengan calon konsumen

Nah untuk menemukan kampanye guerilla yang cocok untuk bisnis Anda, mari pelajari berbagai jenis guerilla marketing di bawah ini.

Jenis-Jenis Guerilla Marketing

Guerilla marketing sebenarnya adalah teknik pemasaran yang diciptakan oleh Jay Conrad Levinson pada tahun 1984.

Nama ‘guerilla’ ditangkap dari taktik perang gerilya, di mana taktik perang tersebut diterapkan dalam strategi pemasaran ini.

Taktik ini mengandalkan kreativitas untuk mengejutkan customer, sehingga membuat dampak yang cukup besar di pasar.

Kendati demikian, ada beberapa jenis pemasaran gerilya yang sering diterapkan oleh perusahaan. Berikut ini adalah contohnya yang perlu kalian ketahui:

  1. Ambient marketing

Ambient marketing merupakan jenis guerilla marketing dengan pesan yang ditempatkan dekat dengan audiens untuk menarik perhatian orang yang lewat. Bisa di trotoar, stasiun kereta api, mall, kampus, tempat wisata, dan lain-lain.

Ambient marketing biasanya menggunakan media berupa  graffiti di tembok bangunan, sticker di tiang-tiang listrik, atau instalasi di tempat umum.

  1. Ambush marketing

Menurut Dontpaniclondon, salah satu jenis guerilla marketing yang sering digunakan oleh perusahaan raksasa adalah ambush marketing.

Strategi ini merupakan ide awal yang memperkuat nama pemasaran gerilya.

Taktik ini melibatkan kampanye pemasaran yang ditampilkan pada acara peluncuran sebuah produk atau layanan yang tidak memiliki afiliasi langsung dengan perusahaan.

Tantangan pemasar adalah untuk memberikan kesan bahwa produk mereka bekerja sama dengan merek yang sedang dipresentasikan pada acara tersebut.

  1. Astroturfing

Strategi satu ini sering disangkutpautkan dengan influencer marketing karena pemasar akan berfokus untuk meluncurkan kampanye pada media sosial dengan beberapa promotor terpilih.

Perbedaanya adalah bahwa Astroturfing memberikan hype yang dibuat di sekitar produk atau layanan tertentu yang sedang melakukan pemasaran melalui ulasan atau dukungan berbayar.

Intinya, strategi ini membuat produk perusahaan ‘menumpang’ pada produk lain yang sedang meledak.

  1. Outdoor guerilla marketing

Melansir Hubspot, outdoor guerilla marketing dilakukan pada sebuah ruang publik, di mana pemasar akan menempatkan iklan produk pada instalasi di sekitar area tersebut.

Contoh umumnya adalah menambahkan sesuatu ke lingkungan perkotaan yang sudah ada sebelumnya, seperti meletakkan spanduk pada sebuah patung, atau menempatkan karya seni di trotoar dan taman umum.

  1. Indoor guerilla marketing

Indoor guerilla marketing sebenarnya cukup serupa dengan outdoor guerilla marketing.

Perbedaannya, strategi ini dilakukan pada ruang publik yang tertutup seperti di stasiun kereta api, gedung perkantoran, mal, dan aula pada universitas.

  1. Viral marketing

Nah, strategi satu ini merupakan trik paling efektif dalam strategi pemasaran gerilya.

Pemasar akan menggunakan objek dan tagline yang dapat menciptakan sebuah ledakan bagi popularitas produk atau layanan.

Contoh Guerilla Marketing

Berikut contoh penerapan Guerilla Marketing sebagai inspirasi Anda:

  • Colgate

Pertama, strategi yang digunakan Colgate dengan menggandeng perusahaan ice cream untuk membuat stik berbentuk sikat gigi.

Selain biaya produksi stik bisa ditanggung bersama, pesan yang disampaikan lebih mengena: “setelah makan ice cream, jangan lupa gosok gigi.”

  • Bounty

Berikutnya, kampanye guerilla minuman Bounty. Kampanye promosi Bounty dilakukan di tengah jalan kota New York yang ramai.

Iklan tersebut cukup menarik perhatian banyak orang. Sesekali pejalan kaki yang melintas berhenti untuk mengambil foto bersama media promosi yang digunakan.

  • Microsoft

Tak ingin kalah, Microsoft juga menerapkan kampanye Guerilla. Contohnya,Guerilla marketing Microsoft Surface yang bekerja sama dengan bisnis cuci mobil lokal ini.

Microsoft menggunakan tembok bisnis cuci mobil untuk jadi sarana guerilla marketingnya. Di satu sisi, Microsoft mendapatkan lokasi terbaik menampilkan iklan. Di sisi lain, bisnis cuci mobil pun diuntungkan karena mendapatkan exposure (perhatian lebih) dari orang yang lewat.

Teknik Menerapkan Guerilla Marketing pada Bisnis Anda

  1. Social Media Marketing

Media sosial adalah alat yang ampuh untuk pemasaran digital. Hal ini disebabkan jumlah pengguna media social terus bertambah

Saat ini, terdapat 3,4 miliar pengguna media sosial aktif di dunia dan jumlahnya pun terus bertambah.

Rata-rata orang menghabiskan sekitar dua jam di akun mereka per hari. Itulah kenapa banyak pelaku bisnis yang mulai menggunakan media sosial marketing sebagai sarana pemasaran digital mereka.

Jika Anda membutuhkan panduan lengkap tentang branding dan marketing lewat sosial media, Anda bisa download eBook kiat sukses branding lewat social media dari Qwords di sini.

  1. Ambient Marketing

Ambient marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan tempat outdoor terbuka untuk menarik perhatian banyak orang. Bisa di tempat umum, trotoar, tempat wisata, dan tempat lainnya.

Media yang digunakan juga semua yang bisa ditemukan di lingkungan tersebut. Grafiti tembok, stiker, atau patung di tempat umum misalnya.

Intinya, ambient marketing adalah strategi yang menggunakan tempat dan lingkungan yang ada untuk mempromosikan bisnis Anda.

  1. Ambush Marketing

Sesuai dengan namanya, ambush marketing adalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan cara ambush, dimana brand akan mempromosikan produk mereka di suatu acara dengan banyak audiens.

Misalnya pertandingan olahraga, konser musik, atau acara besar lainnya. Menggunakan ambush marketing, brand tidak perlu mempromosikan produk mereka secara langsung.

Sebagai gantinya, brand hanya perlu memasang poster, dan spanduk dengan nama brand dan foto produk. Hasilnya audiens yang ada pada acara tadi mau tidak mau akan melihat iklan “tersembunyi” tersebut.

Teknik ambush marketing biasa dilakukan oleh brand ternama di seluruh acaradengan cara mensponsori sebuah acara dan memasang logo dan iklan selama acara itu berlangsung!

  1. Viral Marketing

Buzz dan viral marketing adalah strategi pemasaran yang dapat meningkatkan brand awareness dari bisnis Anda. Seperti yang Anda tahu, konten viral biasanya akan menyebar secara sendirinya.

Ini berarti konten viral ini tidak akan mengganggu pengguna; mereka memutuskan apakah mereka ingin memperhatikan konten tersebut atau tidak.

Selain itu, viral marketing biasanya hanya memanfaatkan konten kekuatan sosial media untuk tersebar. Jadi, Anda tidak harus mengeluarkan banyak budget untuk melakukannya!

Meskipun membuat konten viral itu sulit, Anda dapat memanfaatkan tren yang sedang berlangsung untuk keuntungan Anda. Saat ini salah satu platform yang sering menghasilkan viral marketing adalah Tiktok.

Sudah Saatnya Anda Menerapkan Guerilla Marketing Untuk Bisnis Anda

Guerilla marketing bisa jadi lebih menantang untuk diterapkan dibanding strategi marketing yang lain. Itu karena strategi ini membutuhkan banyak inovasi dan ide kreatif.

Namun, tidak perlu khawatir. Anda hanya perlu memastikan bahwa Anda telah mempunyai marketing plan yang matang dan kenali target audiens Anda dengan baik. Maka Anda bisa meraih kesuksesan dengan menggunakan strategi guerilla marketing ini.

Guerilla marketing juga bisa digunakan semua jenis bisnis. Tentunya dengan menerapkan langkah dan prinsip guerilla marketing yang sudah kami jelaskan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here