Kenali Perbedaan Teknik Sipil dan Arsitektur Sebelum Pilih Jurusan

Pilihan bidang ilmu yang dipelajari dan ditekuni bisa menjadi profesi yang selanjutnya menjadi jalan hidup seseorang. Salah satunya yaitu memilih jurusan kuliah. Mengetahui perbedaan teknik sipil dan arsitektur dapat menjadi pedoman dalam memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan kemampuan dan juga kebutuhan.

Jurusan teknik sipil dan arsitektur tergolong jurusan dengan tinggi peminat. Peluang karir yang terbuka lebar dan kesempatan berkarya sesuai bidang keahlian membuat pilihan untuk kuliah di jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur banyak diminati.

Agar tidak salah pilih dan berhasil menentukan pilihan jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, maka ada baiknya untuk lebih dahulu tahu mengenai perbedaan antara teknik sipil dan arsitektur. Keduanya berhubungan dekat dengan bangunan dan praktik pembangunan, akan tetapi ada perbedaan peran antara keduanya yang sebenarnya sangat berbeda.

Persamaan

  • Keduanya merupakan ilmu ke-Teknik-an. Teknik sipil dan teknik arsitektur sama-sama mempelajari dan mengerjakan bidang pembangunan, konstruksi, proyek, dan semacamnya.
  • Keduanya mempelajari Gambar Teknik dan bagian-bagian bangunan.
  • Terdapat mata kuliah yang sama, walaupun porsinya berbeda.

Perbedaan

  • Teknik Sipil mempelajari bagaimana membuat struktur sebuah bangunan yang kokoh, ekonomis dan efisien. Ruang lingkup tugas teknik sipil juga mengawasi aktivitas dan kinerja keseluruhan dari orang-orang yang terlibat dalam proses pengerjaan proyek pembangunan.
  • Teknik Arsitektur lebih fokus pada desain bangunannya atau mempelajari suatu bangunan dari segi keindahan desain (seni).

Jadi perbedaan dari jurusan Arsitektur dengan Teknik Sipil terletak pada keahlian dalam sebuah proyek. Arsitek akan menyumbangkan rancangan, ide, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas. Hasil rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staff ahli dibidang Teknik Sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Saat sudah memasuki tahapan bersama ahli Teknik Sipil, lalu melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan. Selain itu, ahli Teknik Sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang mempengaruhi jalannya proyek tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here