Bisnis properti kian menjanjikan, sehingga makin banyak orang yang mulai melirik ranah satu ini. Permintaan properti mulai dari tanah, rumah tapak, apartemen hingga kos-kosan dan ruko nyatanya tidak pernah surut. Hal ini tentu membuka peluang tersendiri bagi yang ingin memulai bisnis di bidang satu ini.

Akan tetapi perlu diingat, bahwa ini bukanlah sebuah bisnis yang bisa dikembangkan dalam waktu singkat. Diperlukan ketekunan, waktu dan kerja keras untuk sukses mengembangkan bisnis properti ini.

Anda tak perlu khawatir, berikut ini beberapa strategi bisnis properti yang bisa mengantarkan menuju kesuksesan.

  1. Pelajari Pasar Properti

Sebelum memulai bisnis properti, Anda harus mempelajari pasar properti terlebih dahulu. Anda harus tahu apa yang sedang trend saat ini dan bagaimana nilai properti di daerah tertentu. Hal ini akan membantu Anda dalam menentukan jenis properti yang akan dijual atau disewakan.

  1. Pelajari Regulasi dan Hukum Properti

Setiap negara dan daerah memiliki aturan dan regulasi yang berbeda dalam bisnis properti. Anda harus mempelajari regulasi dan hukum properti di daerah tempat Anda akan berbisnis untuk menghindari masalah di kemudian hari.

  1. Bangun Jaringan dan Hubungan Bisnis yang Kuat

Bisnis properti membutuhkan jaringan dan hubungan bisnis yang kuat. Anda harus terus membangun hubungan bisnis dengan pihak-pihak terkait seperti agen properti, bank, notaris, dan lain sebagainya. Dengan membangun hubungan yang kuat, Anda akan lebih mudah dalam memasarkan properti Anda dan memperoleh modal.

  1. Tentukan Target Pasar

Anda harus menentukan target pasar Anda. Apakah Anda ingin menjual properti ke masyarakat umum atau kepada investor? Atau apakah Anda ingin menyewakan properti Anda kepada pelanggan jangka pendek atau jangka panjang?

Pilih segmen pasar yang memiliki sedikit kompetitor jika tak ingin mengambil resiko besar. Namun, jika Anda berani mengambil resiko, maka bisa memilih segmen pasar yang tinggi peminatnya namun juga memiliki kompetitor yang banyak.

Menentukan target pasar Anda akan membantu Anda dalam menentukan jenis properti yang akan dibeli atau dikembangkan. Pastikan Anda memilih dengan cermat ya!

  1. Pilih Properti yang Tepat

Strategi bisnis properti selanjutnya adalah menentukan produk atau bentuk bisnis yang tepat. Misalnya jika Anda memiliki modal cukup besar Anda bisa membuka bisnis perumahan. Atau jika Anda tidak memiliki budget berlebih, maka bisnis sewa apartemen atau ruko bisa menjadi pilihan yang tepat.

  1. Tonjolkan Keunggulan Properti 

Jika Anda sudah memilih bentuk properti yang sesuai, maka sekarang saatnya untuk mencari kelebihan atau keunggulan properti. Misalnya, lokasi yang strategis, fasilitas yang menarik dan lengkap.

Untuk itu pilihlah properti di lokasi yang tepat dengan akses yang mudah, dan perhatikan pula fasilitas di sekitarnya, karena faktor ini bisa menjadi salah satu hal yang menarik minat pembeli atau penyewa.

  1. Promosikan Properti

Promosi merupakan salah satu strategi bisnis properti yang tidak kalah penting. Jika Anda sudah membangun bisnis properti, tentu Anda harus membuat bisnis tersebut dikenal lebih luas lagi. Anda dapat memanfaatkan media sosial, iklan online, atau bahkan bantuan dari agen properti untuk memasarkan properti Anda dengan baik. Atau bisa pula mengikuti pameran properti atau acara serupa yang biasanya banyak dikunjungi oleh para pencari properti. Manfaatkan kesempatan ini untuk membuat publik mengetahui lebih jauh tentang produk yang Anda jual.

  1. Pasang Harga Bersaing

Harga yang kompetitif juga bisa menjadi strategi bisnis properti yang ampuh. Langkah ini dapat menunjukan bahwa properti Anda bisa bersaing dengan properti lainnya.

Jadi, pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu, yakni harga pasaran di area properti berada atau harga yang ditawarkan oleh pesaing.

  1. Mulai dari Bisnis Sewa Properti

Anda dapat mulai dari bisnis sewa apartemen, kontrakan atau kos-kosan. Bisnis satu ini memang tak memiliki resiko sebesar bisnis perumahan. Hal yang Anda harus perhatikan adalah memilih properti dan segmen pasar yang tepat, lokasi dan fasilitas yang memadai, seperti yang dijelaskan di poin sebelumnya.

  1. Investasi Saham

Anda juga bisa memulai berinvestasi saham di perusahaan properti jika Anda tak memiliki biaya yang banyak untuk membangun usaha sendiri. Menanam saham juga dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan, apalagi jika Anda mampu membaca peluang dan cermat memilih perusahaan yang tepat untuk berinvestasi.

Jadi, tetap berhati-hati sebelum menanam saham, pastikan Anda telah melakukan riset dan analisa mengenai perusahaan yang hendak diincar.

  1. Jadi Broker Properti

Menjadi perantara antara pembeli dan penjual juga bisa menjadi strategi bisnis properti yang bisa Anda lakukan. Sebagai broker properti, Anda harus memiliki pengetahuan memadai mengenai properti yang hendak dipasarkan. Menjadi broker properti juga dapat memberikan keuntungan yang tak sedikit, apalagi ini bisa dilakukan dengan modal kecil. Jadi, harus cermat dalam melihat peluang ya!

Itulah strategi bisnis properti yang bisa Anda coba dari sekarang, semoga artikel ini dapat membantu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here