Dalam dunia bisnis dikenal banyak jenis strategi pemasaran untuk menarik calon pelanggan. Salah satunya yakni direct marketing atau biasa kita kenal sebagai pemasaran langsung. Direct marketing adalah sistem pemasaran tanpa adanya pihak ketiga sebagai perantara, sehingga proses penawaran maupun transaksi jual-beli bisa terjadi sangat dinamis.

Tertarik untuk mengenal lebih dalam terkait pengertian direct marketing, contoh dan manfaatnya? Yuk simak sampai tuntas penjelasan berikut ini!

Pengertian Direct Marketing?

Direct marketing adalah strategi marketing yang mengandalkan komunikasi atau distribusi langsung dari pemasar ke konsumen. Strategi ini bisa dilakukan secara tatap muka atau lewat media komunikasi seperti telepon, email, dan SMS. Direct marketing tidak melibatkan pihak ketiga seperti media iklan. Dengan begitu, Anda bisa langsung menerima respons dari pelanggan.

Strategi pemasaran ini sifatnya langsung mengarah pada pelanggan dan dinilai lebih efektif daripada periklanan konvensional. Bagaimana tidak? Dengan melakukan teknik pemasaran secara langsung, otomatis Anda dapat menyampaikan pesan yang terasa lebih personal kepada pelanggan. Hal tersebut jelas akan membuat pelanggan lebih mencintai produk Anda serta jumlah penjualan pun bisa meningkat dengan drastis.

Manfaat Direct Marketing

Ada beberapa manfaat direct marketing yang bisa langsung Anda rasakan, antara lain:

  • Mendapat Respons Langsung dari Pelanggan

Pemasaran langsung ke pelanggan berpotensi menaikkan pendapatan bisnis. Pelanggan bisa langsung memanfaatkan diskon atau membeli rilisan terbatas produk yang Anda tawarkan. Selain dari segi pendapatan, respons pelanggan dapat menjadi ukuran keberhasilan marketing Anda.

  • Hemat Biaya Promosi

Dengan menerapkan direct marketing, salah satu manfaat terbesar adalah Anda dapat menghemat anggaran untuk pemasaran. Sebab, Anda tidak terlalu bergantung dengan periklanan, entah itu iklan online ataupun offline. Anda lebih fokus untuk mendapatkan segmentasi pasar yang tepat dengan tujuan menawarkan atau mengajak pelanggan secara langsung, tanpa perantara pihak ketiga.

  • Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Direct marketing memungkinkan Anda berkomunikasi langsung dengan pelanggan. Anda secara personal dapat menanyakan kebutuhan pelanggan dan melakukan penyesuaian. Semakin Anda mengenal pelanggan Anda, pelanggan akan semakin loyal.

  • Menjangkau pelanggan lebih banyak

Direct marketing berpotensi menjangkau pelanggan yang lebih banyak. Melalui direct marketing, Anda berkesempatan untuk menjelaskan langsung secara detail mengenai produk atau layananmu kepada mereka.

Bahkan, jika Anda berhasil membuat mereka tertarik dengan produk yang Anda tawarkan,  ada kemungkinan pelanggan akan memberitahu produk Anda kepada orang terdekatnya. Otomatis, ini juga akan menciptakan customer advocacy dan membuat usaha Anda bisa berkembang lebih cepat.

  • Dapat melakukan kustomisasi

Dengan menggunakan data pelanggan, perusahaan bisa melakukan personalisasi dan kustomisasi promosi sesuai kebutuhan, seperti membuat e-mail marketing diawali dengan nama pelanggan.

  • Menjangkau kembali pelanggan lama

Direct marketing mampu menghubungkan kembali bisnis dengan pelanggan yang sebelumnya pernah melakukan pembelian. Di sini, perusahaan berkesempatan menunjukkan bahwa mereka menghargai dan merindukan kehadiran pelanggan.

Jenis-Jenis Direct Marketing

Jika ingin menerapkan teknik marketing yang satu ini, Anda perlu tahu beragam jenisnya agar dapat memaksimalkannya dengan baik.

Berikut jenis-jenis direct marketing yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Penjualan Tatap Muka

Penjualan tatap muka atau face to face selling merupakan bentuk pertama dari direct marketing, artinya adanya komunikasi secara langsung antara penjual dan pembeli dalam rangka memperkenalkan produk yang akan dijual atau ditawarkan kepada pembeli. Tujuan dilakukannya bentuk ini tentu agar calon pembeli dan konsumen tertarik membeli barang tersebut.

  • Email marketing

Email marketing adalah strategi yang memungkinkan Anda menampilkan pendekatan yang terkesan profesional. E-mail marketing dilakukan dengan mengirimkan e-mail berisi promosi atau iklan kepada pelanggan dan pelanggan potensial. Jenis direct marketing yang satu ini sangat cocok digunakan untuk menjalin hubungan secara personal dengan pelanggan.

  • Telemarketing

Telemarketing adalah upaya promosi kepada konsumen potensial lewat sambungan telepon. Keuntungan telemarketing adalah sifatnya yang personal dan interaktif. Telemarketing dapat membantu perusahaan dalam menemukan leads atau pelanggan potensial. Tak hanya itu, jenis direct marketing ini juga berfungsi sebagai strategi untuk menindaklanjuti campaign marketing.

  • Catalog Marketing

Jenis direct marketing selanjutnya yang sering digunakan oleh banyak perusahaan adalah catalog marketing. Meski area distribusinya terbatas, promosi lewat katalog merupakan jenis direct marketing yang efektif. Anda bisa memberikan rincian produk dan harga yang jelas di katalog, lalu menyebarluaskannya secara fisik maupun digital.

  • Leaflet Marketing

Leaflet (selebaran) marketing dilakukan dengan cara menyebarkan beberapa selebaran secara door to door, seperti mendistribusikan lewat kotak surat, meletakkannya di depan pagar/pintu rumah, dan lain-lain. Ini merupakan cara sederhana untuk menargetkan pelanggan yang dirasa paling ideal untuk produk bisnis.

Plus-Minus Direct Marketing

Penerapan direct marketing memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan. Berikut di antaranya:

Kelebihan Direct Marketing

  1. Target yang jelas

Sebelum Anda memluai untuk menyebarkan promosi bisnis Anda, pastinya Adna sudah tahu target pasar Anda. Sehingga Anda dapat mengirimkan pesan yang spesifik ke pelanggan atau calon pelanggan. Semakin Anda mengenal target promosi Anda, penawaran Anda bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau selera mereka.

  1. Informatif

Melalui direct marketing, Anda dapat memberi detil informasi produk Anda. Mulai dari harga, cara memperoleh diskon, atau keuntungan yang didapatkan dari penawaran Anda. Hal ini tentunya memudahkan pelanggan atau calon pelanggan mengetahui informasi produk yang akan ia beli.

  1. Personal

Lewat direct marketing, Anda dapat berinteraksi dengan pelanggan Anda secara personal. Misalnya Anda dapat mengirim email ucapan kepada pelanggan yang membeli laptop di toko Anda. Dalam pesan tersebut Anda sekaligus dapat menawarkan aksesoris laptop atau software yang mungkin dibutuhkan.

  1. Terjangkau

Penggunaan jasa media iklan seperti televisi atau billboard mengharuskan Anda mengeluarkan biaya besar. Lewat direct marketing, Anda dapat menghemat biaya promosi. Terjangkaunya harga internet misal, membuat promosi lewat email dan media sosial dapat dilakukan secara luas dan mudah.

  1. Hasil yang Terukur

Dengan strategi promosi yang dilakukan secara langsung dapat maka hasilnya pun dapat langsung diukur. Misalnya, Anda mengirim promosi menggunakan kode diskon, Anda dapat langsung mengukur tingkat keberhasilan strategi ini.

Kekurangan Direct Marketing

  • Mengganggu

Direct marketing dengan cara mengirim pesan (SMS), surat amplop, atau e-mail beberapa kali bisa mengganggu pelanggan. Ini dikarenakan promosi atau informasi tersebut tidak selalu diinginkan pelanggan.

Contohnya SMS blast yang dilakukan provider seluler. Dalam satu hari, pelanggan bisa menerima banyak SMS yang berisi promosi sejenis. Direct marketing yang mengganggu memberi kesan buruk pada bisnis Anda. Selain itu, hal tersebut membuat konsumen tidak tertarik untuk menggunakan produk Anda.

  • Banyaknya Kompetitor

Banyaknya bisnis yang menggunakan direct marketing membuat promosi Anda tidak nampak spesial. Contohnya dalam email marketing, promosi Anda dapat dengan mudah tenggelam karena saking banyaknya email promosi yang diterima calon konsumen.

  • Tingkat respons rendah

NI Business Info mengungkapkan bahwa tingkat respons direct marketing hanya sekitar 1-3% saja. Apabila perusahaan tidak menargetkan konsumen dengan tepat, direct marketing hanya akan menghabiskan banyak anggaran tanpa hasil maksimal.

  • Membutuhkan Sumber Daya yang Besar

Penggunaan direct marketing seperti telepon membutuhkan biaya yang besar. Karenanya, hanya perusahaan tertentu yang menggunakan metode ini dalam direct marketing. Direct marketing seperti penjualan langsung juga menguras waktu dan tenaga yang besar. Dalam jenis usaha tertentu, direct marketing tidak menghasilkan respons yang sebanding dengan sumber daya yang dikeluarkan.

  • Adanya regulasi privasi negara tertentu

Dunia digital rawan terjadi kebocoran data. Pelanggan mulai khawatir data privasinya akan tersebar. Hal ini menyebabkan beberapa negara mulai menerapkan regulasi privasi mereka sendiri, sehingga direct marketing akan lebih sulit menjangkaunya.

Demikian penjelasan mengenai direct marketing beserta manfaat, jenis, dan plus-minusnya.

Jika Anda membutuhkan tempat pelatihan untuk belajar bisnis, Anda bisa berkunjung ke akmakom.com untuk mencari pelatihan online atau offline.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here