Berbicara mengenai marketing dalam dunia bisnis, pasti sebagian besar pebisnis setuju bahwa berinteraksi langsung dengan pelanggan menjadi salah satu teknik jitu supaya produknya dikenal oleh masyarakat.

Banyak yang beranggapan bahwa strategi marketing berupa interaksi langsung atau biasa disebut dengan direct marketing ini dapat meningkatkan penjualan.

Hal tersebut karena dengan interaksi langsung tersebut, tidak memerlukan adanya perantara lain yang menghubungkan antara penjual dengan pembeli selaku pelanggan mereka.

Karena itulah banyak dari kalangan pebisnis yang menggunakan strategi direct marketing ini.

Ingin tahu apa saja manfaat dan strategi direct marketing? Yuk simak sampai tuntas penjelasan dibawah ini..!

Apa itu Direct Marketing?

Direct marketing adalah strategi marketing yang mengandalkan komunikasi atau distribusi langsung dari pemasar ke konsumen. Strategi ini bisa dilakukan secara tatap muka atau lewat media komunikasi seperti telepon, email, dan SMS.

Strategi pemasaran yang sifatnya langsung mengarah pada pelanggan dinilai lebih efektif daripada periklanan konvensional.

Bagaimana tidak? Dengan melakukan teknik pemasaran secara langsung, otomatis Anda dapat menyampaikan pesan yang terasa lebih personal kepada pelanggan.

Hal tersebut jelas akan membuat pelanggan lebih mencintai produk Anda serta jumlah penjualan pun bisa meningkat dengan drastis.

Karakteristik dalam Direct Marketing

  1. Non-Public, berupa pesan dan informasi terkait produk yang ditujukan untuk konsumen, namun informasi ini hanya boleh diakses dan didapatkan oleh pelanggan tertentu.
  2. Customized berupa informasi yang sudah disiapkan terkait produk dan dikemas sedemikian rupa dengan tujuan konsumen tertarik membeli.
  3. Up-to-date, pesan atau informasi produk disiapkan secara sangat cepat supaya dapat segera diberikan kepada calon pelanggan.
  4. Interactive, adalah informasi terkait produk yang bisa diubah dan disesuaikan dengan keinginan atau tanggapan dari para pelanggan.

Setelah memahami karakteristiknya, selanjutnya adalah mengerti manfaat dari direct marketing.

6 Manfaat yang Didapatkan dari Direct Marketing

1. Mendapat Respons Langsung dari Pelanggan

Pemasaran langsung ke pelanggan berpotensi menaikkan pendapatan bisnis. Pelanggan bisa langsung memanfaatkan diskon atau membeli rilisan terbatas produk yang Anda tawarkan.

Selain dari segi pendapatan, respons pelanggan dapat menjadi ukuran keberhasilan marketing Anda.

2. Hemat Biaya Promosi

Dengan menerapkan direct marketing, salah satu manfaat terbesar adalah Anda dapat menghemat anggaran untuk pemasaran.

Sebab, Anda tidak terlalu bergantung dengan periklanan, entah itu iklan online ataupun offline.

Anda lebih fokus untuk mendapatkan segmentasi pasar yang tepat dengan tujuan menawarkan atau mengajak pelanggan secara langsung, tanpa perantara pihak ketiga.

3. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan

Direct marketing memungkinkan Anda berkomunikasi langsung dengan pelanggan. Anda secara personal dapat menanyakan kebutuhan pelanggan dan melakukan penyesuaian. Semakin Anda mengenal pelanggan Anda, pelanggan akan semakin loyal.

4. Menjangkau pelanggan lebih banyak

Dilansir dari Digital Marketing Community, direct marketing berpotensi menjangkau pelanggan yang lebih banyak.

Melalui direct marketing, Anda berkesempatan untuk menjelaskan langsung secara detail mengenai produk atau layananmu kepada mereka.

Bahkan, ada kemungkinan pelanggan yang telah kamu jangkau akan memberitahu produkmu kepada orang terdekatnya jika kamu berhasil membuat mereka tertarik dengan produkmu.

Otomatis, ini juga akan menciptakan customer advocacy dan membuat bisnismu bisa berkembang lebih cepat.

5. Dapat melakukan kustomisasi

Dengan menggunakan data pelanggan, perusahaan bisa melakukan personalisasi dan kustomisasi promosi sesuai kebutuhan, seperti membuat e-mail marketing diawali dengan nama pelanggan.

6. Menjangkau kembali pelanggan lama

Direct marketing mampu menghubungkan kembali bisnis dengan pelanggan yang sebelumnya pernah melakukan pembelian. Di sini, perusahaan berkesempatan menunjukkan bahwa mereka menghargai dan merindukan kehadiran pelanggan.

Jenis – Jenis Direct Marketing

Jika ingin menerapkan teknik marketing yang satu ini, Anda perlu tahu beragam jenisnya agar dapat memaksimalkannya dengan baik.

Kira-kira apa saja, sih, jenis-jenis direct marketing?

  • Penjualan Tatap Muka

Penjualan tatap muka atau face to face selling merupakan bentuk pertama dari direct marketing, artinya adanya komunikasi secara langsung antara penjual dan pembeli dalam rangka memperkenalkan produk yang akan dijual atau ditawarkan kepada pembeli. Tujuan dilakukannya bentuk ini tentu agar calon pembeli dan konsumen tertarik membeli barang tersebut.

  • Email marketing

Email marketing adalah strategi yang memungkinkan Anda menampilkan pendekatan yang terkesan profesional.

E-mail marketing dilakukan dengan mengirimkan e-mail berisi promosi atau iklan kepada pelanggan dan pelanggan potensial. Jenis direct marketing yang satu ini sangat cocok digunakan untuk menjalin hubungan secara personal dengan pelanggan.

  • Telemarketing

Telemarketing adalah upaya promosi kepada konsumen potensial lewat sambungan telepon. Keuntungan telemarketing adalah sifatnya yang personal dan interaktif.

Telemarketing dapat membantu perusahaan dalam menemukan leads atau pelanggan potensial. Tak hanya itu, jenis direct marketing ini juga berfungsi sebagai strategi untuk menindaklanjuti campaign marketing.

  • Catalog Marketing

Jenis direct marketing selanjutnya yang sering digunakan oleh banyak perusahaan adalah catalog marketing.

Meski area distribusinya terbatas, promosi lewat katalog merupakan jenis direct marketing yang efektif. Anda bisa memberikan rincian produk dan harga yang jelas di katalog, lalu menyebarluaskannya secara fisik maupun digital.

  • Leaflet Marketing

Leaflet (selebaran) marketing dilakukan dengan cara menyebarkan beberapa selebaran secara door to door, seperti mendistribusikan lewat kotak surat, meletakkannya di depan pagar/pintu rumah, dan lain-lain.

Ini merupakan cara sederhana untuk menargetkan pelanggan yang dirasa paling ideal untuk produk bisnis.

Kelebihan Direct Marketing

  1. Target yang jelas

Sebelum Anda memluai untuk menyebarkan promosi bisnis Anda, pastinya Adna sudah tahu target pasar Anda. Sehingga Anda dapat mengirimkan pesan yang spesifik ke pelanggan atau calon pelanggan.

Semakin Anda mengenal target promosi Anda, penawaran Anda bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau selera mereka.

  1. Informatif

Melalui direct marketing, Anda dapat memberi detil informasi produk Anda. Mulai dari harga, cara memperoleh diskon, atau keuntungan yang didapatkan dari penawaran Anda. Hal ini tentunya memudahkan pelanggan atau calon pelanggan mengetahui informasi produk yang akan ia beli.

  1. Personal

Lewat direct marketing, Anda dapat berinteraksi dengan pelanggan Anda secara personal. Misalnya Anda dapat mengirim email ucapan kepada pelanggan yang membeli laptop di toko Anda. Dalam pesan tersebut Anda sekaligus dapat menawarkan aksesoris laptop atau software yang mungkin dibutuhkan.

  1. Terjangkau

Penggunaan jasa media iklan seperti televisi atau billboard mengharuskan Anda mengeluarkan biaya besar. Lewat direct marketing, Anda dapat menghemat biaya promosi.

Terjangkaunya harga internet misal, membuat promosi lewat email dan media sosial dapat dilakukan secara luas dan mudah.

  1. Hasil yang Terukur

Dengan strategi promosi yang dilakukan secara langsung dapat maka hasilnya pun dapat langsung diukur. Misalnya, Anda mengirim promosi menggunakan kode diskon, Anda dapat langsung mengukur tingkat keberhasilan strategi ini.

Kekurangan Direct Marketing

1. Mengganggu

Direct marketing dengan cara mengirim pesan (SMS), surat amplop, atau e-mail bebrapa kali bisa mengganggu pelanggan. Ini dikarenakan promosi atau informasi tersebut tidak selalu diinginkan pelanggan.

Contohnya SMS blast yang dilakukan provider seluler. Dalam satu hari, pelanggan bisa menerima banyak SMS yang berisi promosi sejenis.

Direct marketing yang mengganggu memberi kesan buruk pada bisnis Anda. Selain itu, hal tersebut membuat konsumen tidak tertarik untuk menggunakan produk Anda.

2. Banyaknya Kompetitor

Banyaknya bisnis yang menggunakan direct marketing membuat promosi Anda tidak nampak spesial.

Contohnya dalam email marketing. Promosi Anda tenggelam dengan mudah saking banyaknya email promosi yang diterima calon konsumen.

3. Tingkat respons rendah

NI Business Info mengungkapkan bahwa tingkat respons direct marketing hanya sekitar 1-3% saja. Apabila perusahaan tidak menargetkan konsumen dengan tepat, direct marketing hanya akan menghabiskan banyak anggaran tanpa hasil maksimal.

4. Sumber Daya

Penggunaan direct marketing seperti telepon membutuhkan biaya yang besar. Karenanya, hanya perusahaan tertentu yang menggunakan metode ini dalam direct marketing.

Direct marketing seperti penjualan langsung juga menguras waktu dan tenaga yang besar. Dalam jenis usaha tertentu, direct marketing tidak menghasilkan respons yang sebanding dengan sumber daya yang dikeluarkan.

5. Adanya regulasi privasi negara tertentu

Dunia digital rawan terjadi kebocoran data. Pelanggan mulai khawatir data privasinya akan tersebar. Hal ini menyebabkan beberapa negara mulai menerapkan regulasi privasi mereka sendiri, sehingga direct marketing akan lebih sulit menjangkaunya.

Tertarik Menjalankan Strategi Direct Marketing? Berikut Langkah – Langkahnya

Setelah mendalami informasi seputar strategi direct marketing kini saatnya Anda untuk mempraktekkannya. Namun, Anda perlu mengetahui strategi yang tepat agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

1. Menentukan Tujuan Promosi

Anda harus memikirkan apakah tujuan promosi yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan atau hanya sekadar mendorong awareness masyarakat saja.

Dengan menentukan tujuan yang jelas sedari awal, Anda bisa membuat aktivitas pemasaran yang efektif dan efisiens.

Dari menentukan tujuan ini juga, Anda dapat memperkirakan format promosi langsung seperti apa saja yang ingin dilakukan. Intinya, strategi pemasaran bisa berjalan lancar.

2. Miliki target pasar yang jelas

Anda bisa memanfaatkan data riset pasar yang Anda miliki untuk  menseleksi pelanggan dan calon pelanggan potensial Anda.

Perlu diingat, setiap pelanggan memiliki karakteristiknya masing-masing. Pahami latar belakang dan kebutuhan tiap pelanggan, sehingga Anda bisa menawarkan promosi yang sesuai.

Secara umum, langkah menentukan target pasar sebagai berikut:

  • Memulai dengan asumsi. Berdasarkan produk yang dimiliki, Anda bisa berasumsi siapa target pasar produk tersebut.
  • Mencermati persaingan pasar. Anda harus cerdik mencermati persaingan di lini bisnis Anda. Ini membantu Anda menemukan celah dalam mendapatkan perhatian pelanggan.
  • Berkomunikasi dengan pelanggan Anda. Komunikasi dengan pelanggan memungkinkan Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan produk Anda.
  • Manfaatkan analytics tools. Analytics tools berguna untuk mengetahui target dan trend pasar. Contohnya penggunaan Google Analytics dan Instagram Analytics.
  • Menciptakan buyer persona. Buyer persona adalah representasi pelanggan. Berdasar ciri fisik, demografi, dan lainnya, Anda dapat menggambarkan calon pelanggan Anda.
  • Jelaskan keunggulan produk Anda. Calon pelanggan lebih mudah tertarik dengan sebuah produk jika mengetahui keunggulannya.
  • Menciptakan brand positioning. Brand positioning bertujuan memberi kesan brand Anda. Brand positioning yang baik akan membentuk target pasar dengan sendirinya.

Dengan mempelajari target pasar, Anda bisa mendapatkan hasil maksimal bisnis Anda.

3. Memilih jenis promosi

Merencanakan cara promosi yang efektif adalah langkah berikutnya. Salah satu contohnya dengan memberikan diskon.

Diskon umumnya diberikan di waktu tertentu. Namun terkadang ada juga bisnis yang memberikan diskon setiap hari.

Anda juga perlu menentukan platform komunikasi yang sesuai dengan desain promosi Anda. Apakah lebih sesuai lewat email, SMS, telepon, atau langsung.

4. Menentukan Pesan Promosi

Dalam menyusun strategi langsung, Anda juga harus memerhatikan pesan promosi yang akan dibuat. Pasan tersebut wajib dikemas dengan menarik agar dapat memikat hati pembaca.

Lalu, pesan yang disampaikan harus jelas, singkat, dan mudah dipahami oleh konsumen. Selain itu, pesan yang disampaikan juga harus menunjukkan manfaat dari produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Dengan begitu, bukan tidak mungkin konsumen akan langsung mengecek campaign promosi yang Anda buat. Sebab, pesan Anda secara tidak langsung dapat mingkatkan keingintahuan mereka.

5. Menentukan Media Promosi

Media promosi tentunya harus dipilih dengan bijak dalam merencanakan sebuah rencana pemasaran di perusahaan Anda.

Misalnya, guna menghasilkan strategi pemasaran yang efektif dengan promosi langsung, jika target pasar adalah anak muda, perusahaan dapat menggunakan media sosial sebagai wadah promosinya.

Ketepatan pemilihan media juga dapat disesuaikan dengan mobilitas dari target pasar. Apabila target yang dituju adalah seorang komuter, maka media iklan luar ruang bisa menjadi pilihan yang tepat dalam beriklan.

6. Arahkan Calon Konsumen ke Website Anda

Dalam penerapan direct marketing, Anda dapat menggabungkannya dengan internet marketing. Pemilik website bisnis dapat menggunakan direct marketing untuk mengarahkan pelanggan ke websitenya.

Lewat website, pelanggan dapat mengetahui lebih banyak produk yang Anda miliki tanpa harus datang ke lokasi. Bisa jadi pelanggan juga ingin membeli produk lain yang ada di website Anda.

7. Memonitor dan mengevaluasi hasil promosi

Dengan menggunakan strategi marketing secara langsung atau direct marketing maka akan menghasilkan respon secara langsung. Itu artinya Anda dapat mengukur keberhasilan strategi Anda secara cepat.

Strategi direct marketing dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jangan ragu untuk menambahkan strategi lain yang diperlukan.

Demikian penjelasan mengenai direct marketing beserta manfaat dan jenis-jenisnya.

Jika kamu seorang marketer ataupun sedang merintis bisnis kecil, direct marketing adalah salah satu metode yang tepat digunakan untuk menjangkau pelanggan.

Selain tidak memakan biaya yang terlalu banyak, kamu dapat melakukan direct marketing dengan cara yang terbilang simpel. Menarik bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here