Ada banyak strategi dan tips bisnis B2C yang tersedia di internet. Namun, beberapa tips bisa dibilang lebih efektif daripada beberapa tips lainnya.

Untuk memudahkan Anda menjalankan strategi bisnis B2C Marketing secara maksimal, blog.akmakom.com sudah merangkum tips bisnis B2C terampuh dalam artikel ini.

Simak sampai akhir ya!

Pengertian B2C Marketing

B2C Marketing (business to business marketing) merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan salah satu model bisnis yang berlangsung antara produsen dengan konsumen. Umumnya, hubungan bisnis atau transaksi tersebut terjadi secara langsung.

Pada penerapannya, konsumen akan memiliki permintaan sebuah produk atau jasa tertentu. Di titik inilah pelaku bisnis akan datang untuk memberikan penawaran pada produk atau jasa berdasarkan permintaan tersebut. Produk yang dijual dalam model bisnis ini pun biasanya produk jadi atau produk siap pakai seperti pakaian, makanan siap santap, jasa cuci mobil, dll.

Dari pengertian tersebut, B2C marketing berarti juga usaha-usaha yang dilakukan untuk mempromosikan barang dan jasa dari pemilik produk ke konsumen. Secara spesifik, artikel ini akan membahas tips belajar digital marketing bagi bisnis untuk menjangkau calon konsumen potensial.

Baca juga: Mengenal 5 Konsep Pemasaran dan Contohnya

6 Tips Bisnis B2C Ampuh Kembangkan Bisnis

Diperlukan strategi pemasaran yang tepat untuk mengelola bisnis B2C. Berikut terdapat beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan hasil pemasaran yang lebih optimal, antara lain:

  1. Taruh perhatian utama pada website e-commerce

Jika kita membahas tentang strategi pemasaran bisnis B2C di era digital, tentu bahasan soal website tidak bisa diabaikan begitu saja.

Hal ini sangat penting karena website e-commerce menjadi platform utama untuk pemasaran yang dilakukan dan upaya yang lebih efektif untuk menjaring konsumen.

Oleh karena itu, berinvestasi pada website e-commerce adalah langkah awal yang harus Anda lakukan dalam strategi marketing B2C.

Nah, untuk memaksimalkan pemasaran digital, Anda perlu mempunyai website yang cenderung responsif. Hal ini dikarenakan website yang responsif akan memanjakan konsumen yang berkunjung dengan tampilan yang lebih mengesankan.

Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa website Anda memiliki kecepatan akses yang maksimal. Konsumen umumnya menghendaki sebuah website yang jauh dari masalah loading, terutama ketika sedang mencari informasi terkait produk yang diinginkan.

  1. Berikan pengalaman yang mengesankan

Dengan adanya pengalaman yang mengesankan, konsumen tentu akan mendapatkan kepuasan di mana ada peluang untuk repeat order.

Apakah website yang responsif dan cepat sudah cukup untuk memberikan pengalaman yang mengesankan bagi konsumen?

Jawabannya adalah tentu saja belum.

Selain website yang responsif dan cepat, Anda juga perlu memberikan fitur yang lengkap pada website tersebut. Salah satu fitur penunjang yang disarankan adalah payment gateway. Fitur ini akan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk melakukan pembayaran dengan cepat dan aman dari platform berbeda.

Baca juga: Tips Sukses Memulai Bisnis Startup untuk Pemula

  1. Berikan edukasi kepada para konsumen

Agar pemasaran B2C yang Anda lakukan berhasil, strategi penting lainnya yang wajib untuk Anda terapkan adalah memberikan edukasi kepada para konsumen.

Sebelum melakukan transaksi terutama dalam skala yang besar, tentu konsumen akan mempertimbangkan banyak hal. Nah, di titik inilah Anda bisa memberikan edukasi bagi mereka. Bagaimana cara memberikan edukasi tersebut?

Jika Anda menggunakan website untuk melakukan promosi, maka Anda bisa memanfaatkan konten blog sebagai cara melakukan edukasi. Tentu, dalam konten tersebut, Anda bisa menulis beragam informasi terkait produk yang diperlukan.

Saat membuat konten tersebut, pastikan jika isi konten tidak hanya menarik, tetapi mampu memberikan kesan kelebihan dari produk yang Anda tawarkan. Selain itu, berusahalah untuk membuat konten yang bisa menjawab pertanyaan dan kebutuhan dari target konsumen.

  1. Berikan layanan terbaik bagi konsumen

Pernah mendengar istilah pembeli adalah raja? Jika Anda pernah mendengar istilah tersebut, maka Anda paham mengapa layanan konsumen menjadi salah satu poin penting tips bisnis B2C di artikel ini.

Untuk kelancaran bisnis yang Anda jalankan, maka Anda harus menempatkan konsumen Anda seolah-olah seperti raja. Caranya, yaitu dengan memberikan layanan yang terbaik bagi para konsumen. Lalu, apa yang perlu Anda lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para konsumen tersebut?

Banyak hal yang bisa Anda lakukan dan usahakan guna memberikan layanan terbaik bagi para konsumen. Salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi konsumen untuk berkomunikasi, Anda perlu mempersiapkan beberapa platform komunikasi seperti telepon, email atau lainnya untuk tersambung dengan pelanggan.

Layanan lainnya yang bisa Anda terapkan yaitu memenuhi harapan dari para konsumen. Misalnya, pada saat pelanggan menginginkan kualitas produk yang terbaik atau proses pengiriman yang cepat, maka Anda perlu berusaha untuk memenuhinya.

Selain itu, jadilah pebisnis yang terbuka dengan kritik dan masukan. Kedua hal ini bisa menjadi pertimbangan ke depan dalam pengelolaan bisnis demi memberikan kepuasan yang lebih maksimal bagi setiap pelanggan.

Baca juga: Mengenal Beragam Jenis Digital Advertising

  1. Tawarkan harga yang bersaing

Umumnya, faktor harga menjadi salah satu faktor penentu dari hubungan pebisnis dan konsumen. Hampir setiap konsumen menginginkan produk atau jasa dengan harga yang terjangkau.

Oleh karenanya, berusahalah untuk menawarkan harga layanan yang bersaing. Perlu diketahui bahwa adanya banyak kompetitor membuat Anda harus lebih jeli perihal penentuan harga.

Memang, harga yang tinggi akan memperbesar margin keuntungan. Namun, harga yang bersaing dengan konsumen yang lebih banyak juga mampu memberikan keuntungan yang lebih maksimal.

  1. Pahami Kebiasaan dari Konsumen Anda

Perilaku konsumen menjadi salah satu aspek penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengeksekusi strategi marketing B2C Anda. Kekeliruan dalam menganalisa perilaku konsumen dapat mengakibatkan strategi marketing yang Anda jalankan pun menjadi tidak efektif dan efisien.

Terlebih, setiap industri memiliki segmentasi konsumen yang berbeda-beda. Perilaku konsumennya pun berbeda. Strategi marketing yang ampuh untuk suatu industri belum tentu cocok jika diterapkan di industri lainnya.

Untuk memahami perilaku konsumen di industri yang Anda tekuni, Anda perlu mengetahui apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka inginkan, bagaimana cara mereka menghabiskan waktu dan uang, dan bagaimana cara mereka berbelanja.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat memetakan kebiasaan konsumen yang menjadi target pasar Anda dan bisa menerapkan strategi marketing yang tepat.

Baca juga: Sering Dikira Sama, Ini Dia Perbedaan Sales dan Marketing!

Beberapa hal di atas adalah ragam strategi B2C marketing yang bisa Anda terapkan untuk pengelolaan bisnis yang lebih baik. Tentu, sebelum menentukan strategi yang tepat, ada baiknya jika Anda melakukan riset terlebih dahulu untuk memastikan mana strategi pemasaran yang paling efektif sesuai dengan bisnis yang Anda miliki.

Jika Anda membutuhkan informasi seputar digital marketing Anda bisa mengunjungi website kami di blog.akmakom.com. Anda juga bisa berkunjung ke akmakom.com untuk mencari pelatihan online atau offline, untuk mendalami skill marketing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here