Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentu diperlukan adanya strategi pemasaran yang baik guna menarik konsumen datang atau membeli bahkan meningkatkan penjualan produk Anda. Tujuannya supaya bisnis Anda dapat tetap hidup dan berkembang.

Sebagai gambaran, mungkin Anda pernah melihat beberapa toko, kafe, atau bisnis lain di mana dulu sempat hits dan sekarang tidak terdengar lagi, bahkan tutup karena tersaingi oleh kompetitornya yang menerapkan strategi marketing lebih baik. Tak ada pemilik bisnis yang menginginkan kejadian semacam ini terjadi. Oleh karena itu, sangat penting mempelajari berbagai strategi pemasaran untuk bisnis Anda.

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah suatu tindakan terukur yang mempunyai tujuan untuk mengenalkan produk perusahaan kepada masyarakat luas. Strategi ini merupakan kumpulan langkah bisnis yang sudah terancang baik pada level pengenalan produk hingga membuat konsumen melakukan pembelian. Bukan sekadar membuat konsumen memasukkan barang ke dalam keranjang belanja, strategi pemasaran juga memastikan pembeli mengenali dengan baik produk yang Anda tawarkan, melakukan check out hingga mengulangi aktivitas pembelian produk.

Manfaat Strategi Pemasaran

  • Sebagai Pedoman Pemasaran Produk

Strategi pemasaran yang ideal meliputi proses pengenalan produk kepada konsumen, membuat mereka tertarik pada produk tersebut sehingga terjadilah konversi di mana produk terjual.

  • Sebagai Tolak Ukur Keberhasilan

Jika suatu strategi pemasaran tertata dengan benar, produsen akan dapat menilai hasil kerja mereka dengan membandingkan apa yang mereka dapatkan dengan target yang termuat dalam strategi pemasaran.

  • Sebagai Alat Kontrol Pengawasan

Rancangan strategi yang sudah disepakati bersama dapat digunakan untuk menentukan apakah tindakan yang diambil perusahaan telah sejalan dengan strategi pemasaran atau belum. Rencana kerja ini selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan langkah-langkah yang tidak sejalan dari tujuan strategi pemasaran.

Tujuan Strategi Pemasaran

  • Menentukan Target Pasar yang Tepat

Proses yang paling inti dalam perancangan strategi pasar ialah mengenali ragam target pasar. Hal inilah yang membuat perusahaan menentukan pasar mana yang akan menjadi target marketing. Sehingga spesifikasi produk, harga produk serta cara produsen melakukan pendekatan pada target pasar pun akan lebih tepat. Ketepatan pemilihan target pasar ini krusial karena hal tersebut memengaruhi bagaimana kerja produsen secara menyeluruh. Dengan melakukan strategi pemasaran yang tepat, segala bentuk inefisiensi akan terminimalkan.

  • Memaksimalkan Alokasi Sumber Daya Perusahaan

Modal utama bagi perusahaan adalah anggaran, tenaga kerja, dan waktu. Sehingga dalam mencapai tujuannya, perusahaan yang baik akan memastikan ketiga hal tersebut tidak akan berkurang kecuali dengan mendapatkan return atau pengembalian sepadan.

Strategi pemasaran mengakomodasi kepentingan ini dan kemudian dalam menentukan batas anggaran dan metode pemasaran pun, perusahaan akan mendapat keuntungan dengan mengetahui proyeksi tersebut.

7 Strategi Pemasaran yang Efektif dan Efisien

Bagaimana cara menerapkan pemasaran produk yang menghasilkan namun tidak memakan banyak waktu, tenaga, dan biaya? Simak penjelasan berikut ini!

  1. Kenali Siapa Calon Pelanggan Anda

Dalam memasarkan suatu produk, hal paling utama adalah memastikan bahwa Anda telah meriset dan mengenal target konsumen dengan baik. Hal ini akan mengantarkan Anda pada kesesuaian antara apa yang perusahaan sediakan dengan apa yang konsumen butuhkan. Setelah mengenali ragam target pasar potensial, pilihlah satu segmen yang paling sesuai, dari situlah kemudian Anda mempelajari karakteristik konsumen.

Sebab, cara berkomunikasi terhadap konsumen anak-anak dengan konsumen yang sudah dewasa atau orang tua akan berbeda, hal yang mereka butuhkan juga pasti berbeda. Oleh karena itu, hendaknya Anda mengenali hal seperti ini dengan baik.

  1. Membangun Image Brand

Dalam memasuki suatu pasar, tentu sebuah produk akan berawal dari tidak dikenal sama sekali hingga dapat menjadi produk dengan penjualan tinggi. Nah, di sinilah pendekatan khusus diperlukan atau dikenal dengan brand awareness, conversion, dan peningkatan revenue.

Berawal dari peningkatan brand awareness, perusahaan harus mampu memperkenalkan produk serta merek produk yang masih baru. Pengenalan ini tentu menjadi langkah penting, karena konsumen tidak akan merasa dekat dengan produk tidak ia kenali sama sekali. Setelah brand cukup dikenal oleh konsumen, maka perusahaan harus mempunyai langkah lanjutan berupa conversion.

Conversion atau konversi ini secara garis besar adalah tindakan ketika konsumen membeli produk yang Anda tawarkan. Meskipun begitu, konversi sebetulnya memiliki arti lebih luas, termasuk juga di dalamnya adalah membuat konsumen menjadi pengikut di sosial media, melakukan submisi email (untuk selanjutnya mendapatkan penawaran produk) dan lain sebagainya.

Hal terakhir yang dilakukan oleh konsumen adalah melakukan pembelian. Setelah mengenali dengan baik suatu produk dan mengikuti akun sosial media produk tersebut, konsumen akan lebih tergiur melakukan check out produk.

  1. Melakukan Promosi yang Tepat

Strategi pemasaran produk yang efektif yang ketiga adalah melakukan promosi produk dengan tepat. Semuanya tergantung Anda, termasuk dimana perusahaan akan meletakkan promosi. Apakah melalui media cetak atau di media online seperti medsos, situs dan lain sebagainya.

Promosikan produk dengan konten-konten yang kreatif, minimal dapat mengundang daya tarik pembeli pada produk yang Anda tawarkan. Jangan lupa untuk selalu mempromosikan produk dengan konsisten dan berkelanjutan. Karena jika hanya satu dua kali promosi, hasilnya tidak akan maksimal.

  1. Strategi Pemasaran Media Online

Berkaitan dengan jenis strategi pemasaran, terdapat beberapa cara bagaimana sebuah perusahaan menyajikan produknya di pasar. Salah satunya perusahaan dapat mempromosikan produk memalui media online. Anda dapat membuat blog perusahaan yang secara terus-menerus memberikan informasi bermanfaat bagi konsumen. Meskipun tidak langsung menghasilkan konversi, tetapi metode ini dapat mendekatkan konsumen kepada brand. Tidak sampai di situ, brand juga dapat memberikan informasi atau pengetahuan kepada konsumen melalui sosial media resmi. Soft selling seperti ini mampu mempertahankan konsumen lama untuk tetap mengingat brand yang pernah berinteraksi dengannya.

Cara lainnya adalah dengan memanfaatkan iklan berbayar. Terdapat banyak sekali pilihan paid ads seperti Facebook AdsInstagram Ads, Tiktok Ads. Pemilihan platform ini juga menyesuaikan dengan target pasar perusahaan.

  1. Ikut Acara Pameran atau Networking

Tidak peduli seberapa pesat perkembangan gadget dan teknologi, strategi pemasaran melalui networking dan acara pameran akan selalu mendatangkan potensi pembeli yang cukup signifikan untuk usaha Anda. Hal tersebut bukan tanpa sebab, salah satu alasannya yakni masih banyak orang yang lebih nyaman ketika melihat produk dan berkonsultasi secara langsung melalui tatap muka.

Untuk menarik minat calon pelanggan kuncinya ada pada pemilihan waktu yang tepat. Jangan langsung mempromosikan produk bisnis kepada orang lain tapi tanyakan dulu masalah atau kebutuhan yang mereka alami kemudian tawarkan solusi.

  1. Memilih Lokasi Usaha yang Strategis

Strategi promosi yang berikutnya adalah memilih tempat strategis untuk menjalankan usaha. Tempat yang ramai atau area yang mudah diakses publik dapat berpotensi untuk memberikan keuntungan lebih jika dibandingkan dengan tempat yang sepi.

Untuk menemukan lokasi usaha yang strategis tentunya membutuhkan survey terlebih dahulu. Jangan langsung asal membeli tanah hanya karena harganya murah. Tetapi pastikan terlebih dahulu, apa tempat tersebut layak menjadi tempat usaha atau tidak.

  1. Menjalin Hubungan Yang Baik dengan Pelanggan Anda

Ini sangat penting sebab dapat menarik pelanggan anda untuk dapat bertransaksi kembali. Tanggapi feedback-feedback yang mereka berikan dan dengar masukan-masukannya. Anda bisa meminta testimoni-tesmoni tentang produk Anda kepada mereka dan memberikan semacam reward diskon belanja kepada mereka.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, pelanggan akan merasa dihargai oleh perusahaan Anda. Ini akan menjadikan perusahaan Anda sangat baik di mata pelanggan dan tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan melakukan pemasaran produk Anda kepada kerabat-kerabat mereka.

Setelah strategi pemasaran produk yang efektif dan efisien ini berjalan dengan baik, Anda juga harus mulai mengelola keuangan dengan baik. Karena dengan pengelolaan keuangan yang baik dan tepat maka bisnis pun akan terus berkembang.

Itulah penjelasan mengenai 7 strategi pemasaran yang efektif, semoga bermanfaat.

Jika Anda membutuhkan tempat pelatihan untuk belajar bisnis marketing, Anda bisa berkunjung ke akmakom.com untuk mencari pelatihan online atau offline.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here