Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat banyak pebisnis mulai mencari cara terbaik untuk mempertahankan bisnisnya. Salah satunya adalah dengan menggunakan konsep pemasaran.

Ketika pebisnis memahami apa yang dimaksud dengan konsep pemasaran, pebisnis tersebut akan mampu membuat strategi bisnis yang sesuai dengan produk dan layanan perusahaan.

Fokus utama dari konsep pemasaran adalah memahami kebutuhan konsumen untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan antara konsumen dan pelaku bisnis.

Namun, apa itu Konsep Pemasaran? Mari kita simak.

Apa Konsep Pemasaran itu?

Konsep pemasaran adalah konsep yang digunakan untuk meraih keuntungan. Caranya dengan memenuhi kebutuhan pelanggan, meningkatkan penjualan, dan mengalahkan kompetitor. Konsep pemasaran berfokus pada pemahaman terhadap kebutuhan konsumen untuk menciptakan hubungan yang menguntungkan dengan perusahaan.

Konsep Pemasaran memanfaatkan data pemasaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen agar strategi pemasaran berjalan dengan lebih efektif, seperti materi promosi untuk konsumen yang ingin membeli produk dengan harga rendah dan materi promosi untuk konsumen yang mencari kualitas produk bagus, dsb.

3 Hal yang Perlu Dipahami dalam Konsep Pemasaran

Hal-hal yang perlu dipahami dalam konsep pemasaran, yaitu:

  1. Kebutuhan (Needs)

yaitu, sesuatu yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup. Contoh, makanan, pakaian, tempat tinggal, pengembangan diri, keamanan dll.

  1. Keinginan (Wants)

yaitu, sesuatu yang diinginkan manusia dalam kehidupan. Konsep marketing ini untuk memenuhi keinginan adalah konsep penjualan.

  1. Permintaan (Demands)

yaitu di saat kebutuhan dan keinginan disertai dengan kemampuan makan akan muncul tuntutan.

5 Konsep Pemasaran Dalam Bisnis Beserta Contohnya

  1. Konsep Produksi

Konsumen sudah pasti ingin mendapatkan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Maka dari itu, konsep produksi ini berfokus pada efisiensi proses produksi yang memenuhi keinginan konsumen tersebut. Dalam konsep produksi, perusahaan wajib memastikan stok produk terjamin, sehingga tidak terjadi kelangkaan dan angka penjualan akan semakin meningkat.

Contoh:

Ketika suatu perusahaan konveksi yang berfokus pada jumlah produk dan harga yang murah. Kualitas produk yang mereka hasilkan cenderung rendah, tetapi memiliki keuntungan yang besar karena konsumen tertarik dengan harga yang murah.

China adalah negara yang menerapkan konsep produksi. Mayoritas jenis produk yang terbuat dari China merupakan produk yang dibutuhkan dan permintaan manusia.

Produk buatan China ini memang memberikan harga murah. Hal inilah yang membuat calon konsumen tertarik untuk membeli dan menggunakan produk mereka.

  1. Konsep Produk

Menggunakan konsep produk dapat menarik konsumen yang mencari produk yang berkualitas, berguna, dan memiliki fitur yang bermanfaat.

Konsep ini memiliki kelebihan, yaitu kualitas produk tinggi sehingga memberikan rasa kepuasan pada konsumen. Namun dengan begitu harga produk mahal, sehingga tidak mampu dijangkau oleh beberapa kalangan.

Contoh:

Ios Apple bisa menjadi contoh dalam konsep produk. Produk buatan amerika ini merupakan produk yang memiliki kualitas bagus dan fitur yang lengkap. Tetapi harga pun relatif lebih mahal. Namun dipercaya oleh semua kalangan di seluruh dunia.

  1. Konsep Penjualan

Dalam konsep ini, perusahaan akan fokus untuk menjual produk dan tidak menghabiskan waktu untuk membangun hubungan dengan konsumen. Dengan kata lain, konsep penjualan hanya fokus pada peningkatan penjualan tanpa memperdulikan pelanggan membutuhkannya atau tidak. Konsep ini memiliki prinsip jika konsumen akan membeli produk mereka jika penjualan dilakukan secara agresif.

Kelebihan:
  • Penjualan yang tinggi jika mampu menemukan strategi promosi yang tepat.
  • Perusahaan tidak perlu merasa khawatir dengan stok produk yang tidak terjual.
  • Meningkatkan volume penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat
Kekurangan:
  • Jika bisnis gagal dalam mendatangkan konsumen dari hasil promosi, maka penjualan akan mengalami kerugian.
  • Mendapat banyak komentar negatif karena mengabaikan feedback konsumen.
  • Hanya berfokus pada jangka pendek.

Contohnya:

Toko online Shopee yang selalu memberikan promosi diskon di setiap bulan, dengan berbagai produk tanpa peduli kebutuhan konsumen.

  1. Konsep Pemasaran

Merupakan konsep yang akan menempatkan konsumen sebagai fokus utama perusahaan dengan memahami kebutuhan konsumen dengan menjalankan riset, mulai dari konsepsi produk hingga penjualan.

Cara yang bisa dilakukan dalam konsep pemasaran adalah membuat content marketing periklanan, influencer marketing, dan native advertising.

Kelebihan:

Kelebihan dari penerapan konsep pemasaran ini yaitu promosi dan pendekatan lebih spesifik kepada konsumen untuk mencapai target yang tepat. Pebisnis bisa dengan mudah membangun branding.

Kekurangan:

Kekurangannya adalah perusahaan mengeluarkan biaya yang cukup banyak karena biaya promosi yang mahal, dan dalam membangun branding membutuhkan waktu yang lama dan diselingi usaha.

Contoh:

Rokok L.A yang sudah menjalankan konsep pemasaran dengan konsep yang unik dan selalu memiliki slogan yang berbeda beda sehingga calon konsumen bisa mengenal produk tersebut. Pemasaran yang dilakukan berupa iklan di stasiun tv maupun baliho yang terpajang di pinggir jalan raya dan tersebar di seluruh kota.

  1. Konsep Pemasaran Sosial

Perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran sosial memiliki tugas yaitu menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat pasar sehingga memberikan kepuasan secara efektif supaya dapat meningkatkan kesejahteraan konsumen.

Perusahaan yang menerapkan konsep pemasaran ini memiliki peran dan tanggung jawab dalam berbagai aktivitas sosial dan kesejahteraan. Jika terjadi masalah karena tidak memenuhi kebutuhan masyarakat, maka bisnis akan berhenti beroperasi dan keuntungan akan hilang.

Kelebihan:

Kelebihan dari konsep ini yaitu, meningkatkan loyalitas konsumen karena perusahaan menyediakan produk yang ramah lingkungan serta meningkatkan branding bisnis, dan kelemahan nya yaitu harga produk yang cenderung mahal karena untuk menutupi biaya sosial.

Contoh:

Sebuah perusahaan yang memproduksi kemasan makanan menggunakan kemasan yang ramah lingkungan atau eco-friendly. Kemudian konsisten mengemas produk makanan dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan.

Nah, sudah paham ya mengenai konsep pemasaran. Jadi, tertarik untuk memulai bisnis?

Jika Anda membutuhkan tempat pelatihan untuk mendalami skill digital marketing, Anda bisa berkunjung ke akmakom.com untuk mencari pelatihan online atau offline.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here